Sabtu, 27 Desember 2008

religi

Jangan di baca yah ( Tulisana aneh )
Memahami logika diantara yang menjelma menjadikan ucapan terbata-bata, membuktikan sesuatu yang di yakini sepertinya butuh kalimat yang bisa di pahami oleh orang yang kita ajak bicara, lantas apa yang kemudian menjadi milik kita dalam kehidupan ini.? Kemudian batasan apa yang harusnya jelas akan peruntuknnya.
Hanya bagian bagian ruangan kecil yang tersedia. Sepertinya memang tidak ada rumah dalam sebuah rumah. Yang ada hanya kamar, dan ruangan-ruangan yang akan melengkapi keberadaan sebuah rumah sebagai identitas yang nyata adanya.
Konsep, yang kemudian akan menjadi sebuah pembatas dalam kehidupan, penjelasan dan sebuah keterangan akan sesuatu hal yang menjadikan sebuah objek akan berbeda. Dalam istilah wujud, bentuk dan perbentukan yang saling berkaitan satu sama lain, setiap wujud akan membutuhkan bentuk dalam artian wujud merupanan salah satu bagian dari bentuk. setiap bentuk agar bisa di lihat, diraba dan dirasakan akan memerlukan sebuah perbentukan. Dalam kenyataannya memang setiap bentuk tidak selamnya akan membuat perbentukan yang riil, sebab masih ada sebuah perbentukan dalam bentuk kesifatan yang tak pernah bisa diperbentukan.
Untuk memahami apa yang dijelaskan sebelumnya pastinya kita akan membutuhkan sebuah contoh yang semoga saja bisa kita pahami akan yang menjadi sebuah pembeda dari istilah wujud, bentuk dan perbentukan. Misalkan saja manusia sudah barang tentu bila setiap pastinya mengerti klo perbentukan manusia itu seperti apa dan bagai mana, hal ini pastinya sudah jelas karena perbentukan yang bisa di lihat dan di raba akan menganggap inilah realitas manusia. Akan tetapi siapa yang pernah tahu akan wujud manusia yang sebenarnya..? yang ada dalam sebuah penjelasan keilmuan hanya sampai pada bentuk dan perbentukannya saja saya kira..(semoga salah ngira, he he he)
Disini jelas di dalam bentuk yang namanya manusia memiliki ciri punya tangan, telinga hidung kaki tubuh, mata dan lain sebagainya, tanpa melihatpun orang sudah punya gambaran tentang bentuk dari manusia, dalam artian sebuah bentuk bisa saja dijelaskan oleh bahasa tanpa kita melihatnya. Lantas bukankah binatang binatang yang lainpun ada yang memiliki ciri-ciri yang sama dengan manusia, seperti halnya kera atopun gorilla. Bentuk inilah kemudian dijelaskan oleh sebuah perbentukan yang kemudian menjadikan sebuah pembeda antar ciri yang sama. Dari penyatuan antara bentuk dan perbentukan inilah yang kemudian dinyatakan bahwa inilah manusia, sementara disisi yang lain ada istilah wujud yang jarang kita jamah, bahkan jarang sekali kita bisa menembus kepada ruangan tersebut untuk mengetahui wujud manusia yang sebenarnya dan identitas manusia yang seperti ini sebenarnya tidakah cukup untuk menjelasnkan bahwa manusia itu seperti ini atau seperti itu, mungkin kita butu bahasa yang lain sebagai sebuah istilah untuk merujuk kepada objek wujud manusia yang sebenarnya, dan mungkin juga di sana kita sudah tidak lagi memerlukan kata untuk menjelaskan sebuah objek sebenarnya, cukup merasakannya sajalah.
Secara penyatuan jelasnya ketiga unsur tersebut ada di dalam diri ini. Tidak terpisah tapi satu dan jelasnya yang satu itu bukan berarti tidak bisa di pisah (jadi pisahin aja dulu biar kite tahu). Secara sadar ataupun tidak jika kita bisa tau akan wujud manusia, maka keren juga kali yah. He he he….

Tidak ada komentar: